Gimana sih mencegah bunuh diri?

Pada artikel sebelumnya, puzzle telah membahas mengapa seseorang ingin bunuh diri. Sudah baca belom? Jika belum, bisa cek di http://puzzleoflife14.com/2018/06/27/bunuh-diri-why/

Nah pertanyaan berikutnya, bagaimana seseorang bisa mencegah agar tidak terjadinya bunuh diri? Untuk itu simak artikel berikud ini.

Mencegah bunuh diri

Jika kamu memiliki perasaan atau pikiran-pikiran yang mendorong untuk melakukan bunuh diri, kamu harus segera mencari pertolongan, dan sebaiknya dari seorang ahli kesehatan mental yang profesional. Apa pun sumber dari perasaanmu, hal itu dapat ditangani dengan tepat, dan situasi dapat menjadi lebih baik. Kamu telah mengambil langkah pertama menuju pemulihan dengan mencari pertolongan dari membaca artikel ini. Langkah berikutnya adalah menemukan orang yang dapat menolongmu.

 

  1. Carilah pertolongan profesional segera.Jika kamu berpikir untuk bunuh diri, segera cari pertolongan dari ahli kesehatan mental profesional. Kamu dapat menelepon dan meminta pertolongan tanpa menggunakan identitas. Di Indonesia, kamu dapat menghubungi nomor 112 dari ponsel untuk mendapatkan bantuan darurat apa pun, atau menghubungi nomor khusus bentuan pencegahan bunuh diri, yaitu 021-7256526, 021-7257826, dan 021-7221810, atau menghubungi Puzzle di (021) 5605759.

Orang-orang yang melakukan percobaan bunuh diri lebih mungkin menderita masalah mental yang serius, misalnya depresi, dan dapat tertolong oleh pelayanan ini. Pembicaraan dengan professional (dokter maupun konselor) dapat membantumu berusaha mengenali akar penyebab keinginan untuk bunuh diri. Jika pikiran-pikiran untuk bunuh diri ini dipicu oleh peristiwa traumatis tertentu, misalnya kesedihan karena dijauhi oleh seseorang, kehilangan pekerjaan, atau kecacatan fisik, ingatlah bahwa depresi situasional semacam ini masih dapat ditolong dengan penanganan yang tepat.

Konsultasi dengan psikiatris merupakan hal yang tepat. Pastikan kamu meminum obat-obatan Anda sesuai resep dari dokter. Jangan pernah menghentikan konsumsi obat tanpa berkonsultasi dengan dokter lebih dulukarena meminum obat depresi sesuai dengan anjuran dokter akan sangat menolong mengurangi gejala depresi.

Pastikan kamu menghadiri seluruh sesi konselingyang telah dijadwalkan. Jika perlu, mintalah kepada seseorang yang dapat kamu andalkan untuk mengantarmu secara teratur ke lokasi sesi. Sesi-sesi konseling yang dihadiri dengan teratur akan sangat menolongmu mengalami pemulihan dari depresi.

  1. Bicarakan pikiran-pikiranmu segera kepada orang yang kamu percayai. Meskipun Langkah 1 adalah langkah yang tepat pada situasi apa pun di mana kamu sedang berpikir untuk bunuh diri, sebagian orang mungkin merasa tidak nyaman dengan cara-cara tersebut. Jika kamu termasuk di antaranya, kamu harus segera memberitahu seseorang yang kamu percayai bahwa kamu sedang memiliki pikiran-pikiran untuk bunuh diri. Jika kamu sedang sendirian, telepon seorang teman, keluarga, tetangga, dokter, mengobrollah dengan seseorang, yang penting lakukan apa pun yang kamu bisa agar kamu tidak sendirian selama masa-masa ini. Kamu juga bisa mengajak teman atau seseorang menginap di rumahmu agar kamu tidak sendirian.

3. Tunggu hingga pertolongan tiba. Jika kamu harus menunggu hingga orang yang mengunjungi kamu tiba atau harus menunggu saat di rumah sakit, duduklah dan bernapaslah perlahan-lahan. Kontrol napas kamu dengan menghitung waktunya, agar mencapai 20 kali tarikan dan hembusan napas setiap menitnya. Lakukan hal apa pun lainnya yang dapat mengalihkan perhatianmu, sambil menunggu pertolongan yang segera tiba.

Jangan konsumsi obat-obatan terlarang atau minuman beralkohol selama masa-masa ini, karena keduanya dapat melumpuhkan daya pikirmu. Jika kamu merasakan dorongan untuk menyakiti diri sendiri, genggamlah es batu di tangan kamu selama satu menit tanpa melepaskannya.Ini merupakan pelampiasan yang sama sekali tidak berbahaya.

Dengarkan lagu-lagu dari pemusik favoritmu. Tontonlah acara komedi di televisi. Meskipun tidak membuat kamu merasa lebih baik, hal-hal ini dapat mengalihkan perhatianmu dari perasaan mu, sambil menunggu pertolongan tiba.

  1. Berbicaralah dengan pemimpin agama.Jika kamu menganut agama tertentu (atau jika tidak pun) dan dapat menghubungi seorang pemimpin agama, cobalah berbicara dengannya. Sebagian orang, termasuk mereka yang sedang putus asa dan ingin bunuh diri, lebih suka berbicara dengan orang yang beriman daripada dengan orang yang secara khusus terdidik/terlatih di bidang psikologi. Pemimpin agama dapat membantumu mengatasi rasa sakit dan memberikan perspektif yang berbeda, serta mendorongmu untuk berpikir ulang tentang beberapa hal.

 

5.Carilah kelompok dukungan. Mungkin ada kelompok dukungan, yang bertemu langsung tatap muka di lingkunganmu, di mana kamu merasa nyaman untuk berbicara dengan orang lain yang juga memiliki pikiran untuk bunuh diri atau pernah mencoba bunuh diri sebalumnya, dan membangun jaringan sosial yang terisi dari orang-orang yang saling memahami, agar kamu dapat saling menolong di masa-masa sulit.

6.Singkirkan segala sarana/alat untuk bunuh diri. Jika kamu baru-baru ini pernah memiliki pikiran untuk bunuh diri, singkirkan semua benda yang dapat kamu gunakan untuk bunuh diri, termasuk minuman beralkohol, obat-obatan terlarang, benda tajam, tali, atau benda lain apa pun yang kamu pernah berpikir untuk gunakan.

7.Hindari sendirian. Jika kamu merasa ingin bunuh diri, kamu harus memastikan bahwa teman dan keluarga tidak berhenti mengawasimu. Jika kamu tergabung di dalam sebuah kelompok dukungan, andalkan anggota kelompok yang lain untuk memberikan dukungan ekstra, khususnya anggota yang benar-benar memahami apa yang sedang kamu alami.

Sumber: https://id.wikihow.com/Mencegah-Tindakan-Bunuh-Diri

About Puzzle of Life

Yayasan Puzzle of Life memiliki visi untuk mengembangkan potensi anak muda

View all posts by Puzzle of Life →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *