Ada jendela terbuka saat semua pintu tertutup

Salah satu pengalaman seru namun nakal adalah menjebol jendela kamar karena pintu masuk terkunci. Waktu kecil saya pernah terkunci di luar dan kalau nunggu ada orang bukain bakalan lama banget alias orangnya ada di luar kota. Jadi salah satu upaya adalah bongkar jendela dan masuk rumah lewat jendela (dan itu harus rapi supaya gak kena omel). Ternyata upaya itu berhasil loh. Saya bisa masuk rumah bukan lewat pintu tapi lewat jendela.

Bukankah setiap kita  pernah mengalami situasi mirip-mirip di atas. Berasa semua pintu terkunci padahal ada msalah besar yang harus cepat diselesaikan. Kita bingung, kuatir, takut. Dari masalah sederhana hingga pelik. Misalkan kenyataan hidup yang getir memaksa kita untuk mengambil sikap. Hal itu bisa berarti ekonomi yang mendadak bermasalah, kesehatan salah satu keluarga yang memburuk atau problem di keluarga yang tak ada habis-habisnya. Semua itu membuat kita bête dan bingung musti bagaimana.

 

Beberapa waktu ini, saya belajar dari dua orang  remaja. Yang satu perempuan. Ia masih 16 tahun. Ortunya bermasalah alias tidak harmonis, ekonomi keluarga seret alias tulang punggung keluarga sering bikin masalah. Belum lagi kondisi pergaulan yang tidak menyenangkan ia alami di sekolah. Sempat sih ia ngedrop dan merasa kecewa dengan hidup ini. Namun itu tidak membuat ia terpuruk lama. Ia mulai bangkit dan menyusun rencana. Ia pun mulai melihat apa yang ia bisa kerjakan untuk mengatasi situasi tersebut. Singkat cerita dalam perjumpaan terakhir ia bilang, “ kak aku lagi ada kerja sampingan loh”…”Ngapain?” Jawabku antuasias.  Iapun menjelaskan, “Aku ngajarin orang berenang. Mumpung aku memang bisa berenang dan ternyata ada orang yang pingin belajar”. Yang luar biasa adalah ia berani bahkan mengajar orang yang jauh lebih dewasa di banding dia. Dengan yakin ia menambahkan, “aku mah akan usaha kak dari sekarang. Hidup gak akan berubah kalau aku gak berjuang.”

Di saat banyak remaja mengeluh akan ketidak nyamanan mereka, bikin biang kerok baru dengan melakukan hal-hal negative, ada remaja lain yang dalam keterpurukan malah melihat peluang bisnis, tanpa modal lagi.

Satu remaja laki-laki lainnya yang juga super, usia 18 tahun.  Ia sebenarnya  punya kelemahan jantung sejak lahir, malah membentuk gank film dengan teman-temanya di saat keluarga sulit dan ayah sakit.  Ia memilih untuk survive da n berjuang. Hidup itu pilihan. Mau terus mengeluh atau cari jendela yang bisa dibongkar dan dibuka!

So bagaimana dengan kawan remaja semua. Terkadang kita suka terlalu focus sama pintu yang tertutup atau terkunci dan tidak coba melihat kemungkinan bahwa ada jendela yang terbuka meski cuma satu.

Yuk jangan mengeluh terus, tapi coba lihat peluang yang mungkin ada di depan mata, namun terkesan mustahil karena belum dicoba.

If the door’s been closed, God will open one window

About Puzzle of Life

Yayasan Puzzle of Life memiliki visi untuk mengembangkan potensi anak muda

View all posts by Puzzle of Life →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *