8 Jam Kerja 4 Jam Kuliah Sisa waktunya?

Setiap orang punya waktu yang sama 24 Jam. Gak akan bisa berubah, gak bisa berkurang apalagi bertambah. Buat mereka yang hanya menjalankan salah satu kegiatan dari kuliah atau bekerja pasti ada waktu untuk melakukan kegiatan yang lainnya. Tapi … ada situasi dan keadaan yang membuat seseorang untuk memilih melanjutkan studi sambil bekerja. Salah satu dari orang tersebut adalah Natalia yang memutuskan untuk kuliah sambil bekerja dan mengajar sejak 2014.  Mengambil langkah tersebut tidaklah mudah. Namun mau tidak mau dilakukan karena ia ada dalam keluarga yang sederhana dan memiliki 4 saudara lainnya yang  masih  sekolah dan kuliah membuatnya harus sambil bekerja juga.

Kegiatan lain ia  juga mengikuti kegiatan organisasi sebagai pengurus pembinaan periode 2014-2016 dan dipercayakan untuk menjadi pemimpin di organisasi komunitas remaja tersebut untuk periode 2016-2018. Pada saat yang bersamaan ia juga mengajar di sebuah SD seminggu sekali . Semua ini menyadarkannya bahwa ia tidak bisa hanya sekedar menjalankan tanpa perencanaan tetapi mulai memikirkan bagaimana semua peran tersebut dapat dijalankan dengan baik.

Buat kamu yang sekarang lagi berencana atau memikirkan setelah lulus sekolah mau sambil kuliah atau bahkan sekarang kamu lagi ada di fase yang sepertiya “memaksa” kamu untuk harus menjalani kuliah dan bekerja, berikut ini 4 tips untuk bisa mengatur 24 Jam kamu lebih efektif dan efisien dengan memaksimalkan waktu yang kamu miliki :

  1. Target dan Fokus 

Menetapakan target tujuan yang ingin dicapai sangat penting. Target dapat menjadi acuan bagi kita untuk bisa fokus mencapainya melalui kegiatan yang dilakukan. Natalia mulai berpikir bahwa memang harus membuat target yang spesifik dan bisa diukur dalam mencapainya.

Misalnya ketika ia sedang menjalani studi penulis mentargetkan IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) diatas 3,5 per semesternya dan harus meningkat sampai akhir semester. Dalam pekerjaan mencatat job desc secara jelas dan dalam sebulan harus mengunjungi beberapa sekolah untuk menawarkan training. Ia juga  mempersiapkan bahan untuk mengajar setiap hari Kamis  malam, setiap hari sabtu dan minggu menyisihkan waktu 2 jam untuk belajar atau mengerjakan tugas kuliah, plus sebulan harus menemui 1 orang anggota pengurus untuk diperhatikan melalui ngobrol santai.

Tujuan dan target setiap orang pasti berbeda. Kita harus menetapkan hal tersebut supaya waktu kita tidak terbuang sia-sia.  Ketika melakukan setiap aktivitas, kita memiliki alasan yang memotivasi untuk melakukannya. Fokuslah untuk melakukan aktivitas yang mendukung tujuan secara konsisten dan jangan lupa berusaha sambil berdoa ya!

         2. Perencanaan dan Prioritas Setelah Natalia sudah menetapkan target dan fokus saatnya kita action kalau cuma ngomong semua rencana luntur semua dan bisa ilang gitu ajaa. Jangan terjebak dengan hidup yang ngalir aja sayang waktu kamu.  Mulailah merencanakan dengan menetapkan prioritas dan pembuatan agenda sehari-hari

A. Prioritas adalah kegiatan-kegiatan yang diutamakan dari hal yang penting sampai yang gak penting untuk dilakukan. Ada beberapa prioritas Natalia  pada saat itu yaitu kuliah, bekerja, mengajar, memimpin organisasi, dan keluarga. Kegiatan lain yang tidak termasuk didalamnya biasanya jarang sekali dilakukan seperti main game, olahraga, nongkrong, jalan-jalan dll.

 B. Pembuatan Agenda Dari prioritas yang sudah ditentukan ia masukkan dalam kalender atau agenda yang ada. Dengan adanya agenda sangat membantunya untuk mengingat hari demi hari dalam beraktivitas. Menyusun jadwal dan mencatat mata kuliah per semester, kalau waktu kerja udah pasti setiap hari senin – jumat (jumat pagi ngajar dulu dari jam 7-11), belajar hari sabtu dan minggu disesuaikan dengan kegiatan lain, setiap hari minggu sudah pasti memberi waktu untuk organisasi menyusun jadwal dan memimpin rapat atau melakukan kunjungan pada anggota, serta memberikan waktu pada keluarga di hari minggu malam. Hal ini akan banyak membantu Natalia untuk lebih terarah dan semangat dalam menjalani perkuliahan atau pekerjaan.

 

         3. Berani Menolak

Menolak disini bukan nolak cinta loh hehe tetapi berani untuk mengatakan tidak atau belum pada kegiatan atau tawaran-tawaran yang tidak mendukung kamu dalam mencapai target bulanan atau tujuan kamu. Apalagi rasa-rasanya belum mampu untuk dikerjakan biasa sulit menolak pada orang terdekat dalam hidup kita. namun, hal ini harus dilatih supaya kamu gak repot sendiri waktu jalaninnya nanti bisa stress dan merasa banyak beban. Akibatnya bisa mengganggu kesehatan, konsentrasi bahkan waktumu akan terbuang dengan banyaknya pikiran. Jadi sebelum menentukan keputusan untuk menambah kegiatan atau melakukan aktivitas baru pikirkan terlebih dahulu kemampuan dan kapasitasmu. Misalnya : Natalia  pernah ditawarin jadi ketua panitia acara kamp siswa kelas 3 SMP pada saat itu ia merasa belum sanggup menambah kegiatan lagi apalagi menjadi ketua panitia. Pada akhirnya ia  menolak untuk menjadi ketua dan tetap menjalankan peran yang ada.

4. Motivasi Diri 

Setiap manusia membutuhkan dorongan untuk lebih bersemangat dalam menjalani hidupnya cieeelah … bisa disebut juga motivasi. Macam – macam bisa dari diri sendiri atau dari luar asal benar-benar bisa memberikan dorongan. Nah motivasi Natalia pada saat bekerja sambil kuliah yaitu mau mencapai target yang dibuat, semangat dari keluarga dan sahabat-sahabat, membaca buku-buku yang memberi nilai positif, dan  belajar dari pengalaman orang lain dengan bentuk sharing. Ia tidak dapat membayangkan kalau ga ada motivasi pasti hidup jadi suram 4 tahun udah kerja kuliah juga tanpa ada motivasi paittt banget kan…. Waktu mau ambil keputusan ini ia  menemui kakak-kakak pembimbing yang juga kuliah sambil bekerja. Mereka bisa menghadapi dan baginya itu bisa menjadi motivasi untuk terus maju berjuang menikmati proses kuliah sambil bekerja ini.

Hidup itu banyak aspek dan waktu kita memilih untuk melanjutkan studi sambil bekerja keliatannya berat dan sulit. Tetapi suatu hari buah/hasilnya akan terlihat dari apa yang dikerjakan selama 4 tahun. Btw, Natalia berhasil lulus dan cum laude juga loh.

Maka dari itu perlu sekali perencanaan paling tidak 4 tahun mengatur secara pas porsinya dan spesifik akan sangat membantu. Banyak orang berkata waktu adalah  uang, tapi bagi Natalia waktu adalah anugerah kesempatan yang diberikan Sang Pencipta untuk kita bisa berkarya dan melakukan hal yang bermanfaat bagi sekitar kita.

 

About Puzzle of Life

Yayasan Puzzle of Life memiliki visi untuk mengembangkan potensi anak muda

View all posts by Puzzle of Life →