Kenal Diri jadi Tahu Diri

Beberapa waktu lalu, seorang remaja datang dan mengeluhkan dirinya yang sudah gagal dalam membna relasi pertemanan. Dia merasa berulang kali bersikap “ngeselin” di hadapan teman-temannya dengan mencoba menunjukkan kemampuan dirinya padahal sesungguhnya ia belum kompeten di bidang yang ia banggakan. Akibatnya ia mengalami bully, dijauhi dan ditolak baik secara halus maupun terang-terangan oleh lingkungannya.

Dari kisah dia lebih jauh, ia menceritakan betapa ia sejujurnya tidak suka akan dirinya sendiri bahkan tidak tahu apa yang ia suka dan yang akan ia tuju dalam hidupnya. Cuma satu hal yang ia kejar, yaitu penerimaan dan pengakuan dari orang lain.

Akar dari masalah bukanlah sikap dari teman-temannya, tetapi ketidak mampuan seseorang mengenali siapa dirinya, menghargainya dan menentukan tujuan keberadaan dirinya. Tanpa itu, sulit buat seseorang untuk “pede” dan mampu berelasi dengan lingkungannya.

Jadi bagaimana sih langkah-langkah mengenali diri kita sendiri. Beberapa tips ini bisa membantu langkah awal untuk tahu siapa kita:

  1. Lihat sejarah hidup saya, terutama latar belakang keluarga akan membukakan sedikit banyak siapa diri kita. Kenali pola kepribadian diri yang punya kemiripan dengan ke dua orang tua. Pelajari budaya yang kita pegang. Ingat-ingat berbagai peristiwa penting dalam hidup. Yang buruk harus kita terima dan ampuni. Yang baik, harus kita pegang dan jadikan prinsip dalam hidup
  2. Kenali kelebihan dan kekurangan diri lewat evaluasi pengalaman sejak kecil, apa komentar dari orang – orang penting sekitar kita. Masih bingung juga, mungkin perbanyak eksplore pengalaman hidup akan menambah wawasan siapa diri kita. Contoh kalau merasa diri tidak kompeten public speaking, mungkin cobalah menulis atau menggambar. Jangan paksakan diri harus menguasai apa yang memang bukan diri kita karena siapa tahu ada potensi tersembunyi yang belum ditemukan sebelum kita mencobanya.
  3. Duduk diam, merenungi siapa pencipta kita, darimana kita mungkin jadi salah satu kunci penemuan diri yang paling luar biasa. Salah satu kawan yang mengaku tidak percaya Tuhan, suatu saat dalam perjalanan pulang sekolah mulai melakukan “ngobrol dengan dirinya sendiri”. Tiba-tiba ia menyadari koq bisa dunia itu begitu teratur….bagaiaman dengan saya …mengapa saya ada…siapa yang buat dengan begitu rumit namun sangat baik. Artinya ketika ia menginagt pelajaran biologi, kimia, ia menyadari semua yang ada dalam tubuhnya berfungsi sangat baik, pasti ada designernya. Sepintar-pintarnya manusia tidak mungkin sanggup mencipta semua yang ia amati dan ia sendiri sadar, sudah selayaknya ada Pencipta atas dunia ini dan ia diciptakan untuk tujuan tertentu . Sejak saat itu kawan saya menjadi termotivasi karena ia tahu, ia ada bukan karena kebetulan

So teman, yuk kenali diri. Ryan d’masiv  pernah menulis lrik:

Syukuri apa yang ada,  hidup adalah anugerah.

Tetap jalani hidup ini, melakukan yang terbaik

Tuhan pasti kan menunjukkan kebesaran dan kuasaNya

Bagi hambaNya yang sabar dan tak kenal putus asa

Jangan menyerah!

About Puzzle of Life

Yayasan Puzzle of Life memiliki visi untuk mengembangkan potensi anak muda

View all posts by Puzzle of Life →