Kamu di hadapan Dunia.

 

 

 

 

 

 

 

Berdasarkan Badan Statistik Amerika Serikat jumlah penduduk dunia pada Januari 2018 mencapai 7,53 miliar jiwa.

Dengan kemajuan pesat teknologi komunikasi dan transportasi, dunia telah menjadi sebuah “Global Village”, tempat tinggal bersama yang tanpa batas.

10 tahun lalu, kalau kita ada di usia produktif (20-64 tahun) di Indonesia, kita akan bersaing dengan sekitar 30 juta orang Indonesia untuk mendapatkan pekerjaan di Indonesia.

Saat ini, untuk mendapatkan pekerjaan kita harus bersaing dengan sekitar 50 juta orang Indonesia dan sekitar 100 juta masyarakat global, serta bersaing dengan SMART-Technology.

Dalam dunia yg serba otomatis ini, kita mau jadi apa?
Sebab tanpa kemampuan yang mencukupi, manusia mungkin hanya akan menjadi operator robotik. Jutaan tenaga kerja manusia diganti dengan mesin yang hanya perlu perawatan, tidak perlu digaji.


Bagaimana supaya kita tetap mendapat tempat untuk hidup, bekerja, berkarya, dan berkehidupan yang layak di masa depan?

1. Jadilah manusia yang memandang dirinya berharga!
Dunia tidak akan menghargai kita, kecuali kita sendiri sadar bahwa kita diciptakan berharga. Rasa berharga itu melekat sejak lahir dalam diri kita, bukan ditentukan oleh situasi atau orang lain. Jangan mengisi hari-hari dengan hal yang kurang produktif. Orang yang punya rasa berharga, tahu bahwa ia ada di dunia ini sebagai bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah.

Kalau kamu bukan bagian dari solusi, maka kamu adalah bagian dari masalah.” – Eldridge Cleaver.

2. Manusia yang mampu bekerja dengan manusia lainnya. (Kembangkan kemampuan kolaborasi positif).
Semua manusia memiliki kelebihan, dan juga kekurangan. Kemampuan membangun partnership, hubungan persahabatan, berempati, adalah beberapa yang tidak dapat dilakukan mesin.
Beberapa pekerjaan paling aman di dunia berhubungan dengan kemampuan inter-personal.
Bangun kemampuan berkomunikasi, memimpin, membagikan visi, meminta saran, mengatasi konflik, memahami orang lain, dll.
Manusia harus menang atas persaingan dengan robot karena mempunyai hal yang robot tidak bisa lakukan.

3. Berpikir sederhana dan mulai bertindak. (Think simple and just do it).
Punya ide sederhana? Mulailah dari masa muda untuk mencoba. Jangan takut untuk mencoba!
Ingin menjadi seorang pembicara internasional? Mulai belajar bicara di depan umum sekarang juga.
Mulai dari hal sederhana, mulai dari lingkungan yang sederhana, lakukan saja dulu!

Banyak dari pengusaha sukses adalah orang-orang sederhana yang berani mencoba. Ternyata mereka mampu melakukan lebih dari yang mereka pikirkan.

4. Kembangkan kemampuan berpikir strategis dan kreatif
Masa depan akan jauh lebih menantang dibandingkan hari ini. Ketika masalah datang, itu adalah kesempatan untuk melatih kita berpikir kreatif dan mencari jalan.
Kembangkan kreativitas dalam menangani masalah-masalah kecil dalam hidup, terus tingkatkan kemampuan ini, maka tanpa sadar kita akan mampu menangani masalah yang besar karena terbiasa berpikir kreatif.

5. Kita mungkin terbatas untuk jadi maksimal, jadilah optimal.
Maksimal adalah mencapai sesuatu setinggi2nya tanpa memperhitungkan dampak kerusakannya. Optimal adalah mencapai sesuatu sampai batas yang terbaik, tanpa merusak sisi lain dalam kehidupan. Sukseslah dengan cara yang baik. Bangun masa depan dari sekarang, tidak perlu terburu-buru. Kita tidak harus korupsi untuk jadi kaya.

6. Apapun yang kita lakukan, TEKUNLAH MELAKUKANNYA!
Pada akhirnya, mereka yang tekun akan menang. Kita mungkin saja mahir di banyak bidang, tapi tetap tidak akan jadi apa-apa tanpa ketekunan.
Orang yang bertalenta mungkin bisa menang dalam kesempatan-kesempatan tertentu, tapi orang tekun menciptakan sejarah.

About Puzzle of Life

Yayasan Puzzle of Life memiliki visi untuk mengembangkan potensi anak muda

View all posts by Puzzle of Life →